Rabu, 25 September 2013

AKU SANGAT MENCINTAIMU

AKU SANGAT MENCINTAIMU, 
FF2in1 Edisi 25 September 2013 
tema (1) When Can I See You Again


“Aku sangat mencintaimu. Sangat. Entah bagaimana kulukiskan rasa cintaku. Sebesar semesta. Sedalam lautan atau setinggi angkasa. Entahlah yang kutau aku sangat mencintaimu.”
“Mira aku sangat mencintaimu,,,,”. Aku berbisik lagi. berbisik diantara semilir angin yang mengibas-ngibas sendunya pagi.
“Apapun akan kulakukan untukmu, agar engkau bahagia”.
Aku masih berbisik. Berbisik agar suaraku hanya fokus masuk pada saluran pendengarannya. Tidak bertebaran oleh angin yang masih saja terus mencoba mengangkat rambutnya yang indah. Kembali mengibas dan membuatnya seperti menari.
 “Hai, Mira jangan engkau menangis, selalulah bersinar dengan senyumanmu. Kau tahu senyumanmu seperti mentari yang baru saja terbit, kemudian menerangi bumi”.
Aku mencoba mengusap air mata wanita yang terduduk pilu dihadapanku. Tanpa kata, hanya sesenggukan oleh tangis yang tiba-tiba saja menderanya.
“Ah Mira, tak hanya sampai disini aku bisa menunjukkan rasa cintaku dihadapanmu, tapi setelah kau tak tau keadaan dirikupun aku akan tetap mencintaimu. Selalu”.
“Mira, istriku sayang lanjutkan kehidupanmu, aku ingin kau terus hidup dalam kebahagiaan. Bersama buah cinta kita. Entah kapan bisa kita bertemu lagi, tapi aku berharap dan kuingin kau juga berharap kita bertemu di Surga-Nya. Selamat tinggal Mira, penjemput sudah ingin membawaku ke Surga”.

Kamis, 19 September 2013

Cek Gula Darah, Kolesterol Dan Asam Urat



Kemarin antar istri ke klinik Graha Bina Husada. Di ruang tunggu depan resepsionis ada banner berisi promo klinik. Salah satunya cek lab yang meliputi pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat dengan harga paket Rp.20000,-. Hmm sepertinya lumayan nih, soalnya kalau harga standar cek 3 item tersebut bisa mencapai Rp.50000,-. Hehe dasar otak ‘elit’ alias ekonomi sulit.
Setelah tanya mbak resepsionisnya, untuk hari senin sampai jum’at laboratorium buka jam 08.00 sampai jam 17.00. Oke deh saya berminat mengikuti tes untuk mengetahui kondisi tubuh ini. Tentunya untuk lebih menjaga kesehatan. Keesokan harinya saya melakukan cek up, tentunya setelah melakukan puasa selama 12 jam.
Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

1.Cek Gula Darah
Cek gula darah ini dilakukan untuk mengetahui kadar gula dalam darah. Jika terlampau banyak, maka bisa menyebabkan diabetes. Karna sebelumnya saya sudah puasa dulu kurang lebih 10-12 jam, jadi disebut sebagai tes gula darah puasa. Hasil tes dikatakan normal jika kadar gula dalam darah dalam range 70-110 mg/dl. Tapi ada yang menyebutkan gula darah puasa itu harus dibawah 100 mg/dl. Dan hasil tes saya adalah 113. Haduh over nih, apa saya memang manis jadi angkanya agak tinggi. Alhasil harus mengurangi konsumsi gula nih, padahal saya suka yang manis-manis :-(

2.Cek Asam Urat
Asam urat adalah hasil metabolisme protein yang berupa purin yang beredar dalam darah. Dalam kondisi normal hal ini bukan menjadi masalah. Namun ketika ginjal sudah tidak mampu lagi menyaring purin dalam darah, akibatnya kadar purin dalam darah menjadi tinggi. Hal ini menyebabkan purin akan terkonsentrasi terutama di persendian-persendian tubuh dalam bentuk kristal-kristal. Jika hal ini terjadi, maka dapat mengakibatkan nyeri yang hebat di persendian.
Kadar normal asam urat untuk wanita adalah 2,5-6,0 mg/dl. Sedangkan untuk pria 3,5- 7,0 mg/dl. Saya melakukan tes asam urat hasilnya 6,3. Normal, tapi mendekati batas atas. Haduh lagi :-(
Padahal saya sudah menulis artikel tentang asam urat sebelumnya. Untuk melihatnya silahkan berkunjung disini. http://www.cakrabuanaku.blogspot.com/2012/10/ancaman-asam-urat.html

3.Cek Kolesterol
Kolesterol adalah lemak yang sebagian besar dihasilkan oleh organ hati. Kolesterol dalam kadar cukup, baik untuk tubuh. Kolesterol tidak larut dalam darah. Oleh karena itu, untuk mendukung distribusinya, maka kolesterol akan diangkut oleh protein LDL(Low Density Lipoprotein) beredar bersama darah. LDL ini lebih sering disebut sebagai “kolesterol jahat“. Kenapa? Karena dalam jumlah yang besar, dapat menyumbat pembuluh darah. Jika sumbatan terjadi di otot/arteri jantung, bisa terjadi jantung koroner. Jika sumbatan terjadi di pembuluh otak, bisa menyebabkan stroke. Oleh karena itu, menjaga kolesterol tetap di kondisi normal sangat penting.  Cek kolesterol yang saya lakukan adalah tes kolesterol total. Kolesterol total normal berada di kadar < 200. Saya cek ternyata berada diangka 126. Alhamdulillah… … normal.:-)

Hasil tes sudah didapatkan. Kita sudah mengetahui apa yang terjadi didalam tubuh kita. Maka tinggal usaha kita untuk menjaganya untuk memperbaiki yang tidak baik. Dan mengusahakan untuk tetap sehat.


Rabu, 18 September 2013

Indonesia Bergoyang



Salah satu yang identik dengan musik, adalah ‘dance’, tarian ataupun goyangan. Penyebutannya mungkin tergantung dari genre musiknya. Dunia pernah heboh oleh shuffle dance-nya LMFAO dengan Party-Rock nya. Video klip ini pernah dinobatkan menjadi video yang paling banyak ditonton di youtube.  Kemudian muncul PSY dari Korsel dengan Gangnam Style dan berhasil menggeser LMFAO. Dance dalam video gangnam style mampu membuat PSY masuk dijajaran musisi papan atas. Tak kalah heboh video Harlem Shake juga ramai ditiru.

Salah satu penunjang mengapa begitu cepat dan begitu menggejalanya suatu berita atau kejadian adalah media internet yang sudah sangat merakyat. Karena heboh di internet, lalu media lain semisal televisipun tak kalah gencar membicarakannya. Dan youtube adalah salah satu media yang membuat orang cepat terkenal. Tak sedikit artis-artis dunia ataupun lokal yang pertama kali ‘unjuk gigi’ di jejaring berbagi video ini.
Di Indonesia sendiri sebenarnya banyak tarian tradisional yang bisa di ekspos kedunia dengan memanfaatkan media internet. Dan tentunya akan lebih mengenalkan Indonesia  ke kancah dunia. Tapi sayangnya ‘greget’ penghuni negeri ini terutama para kawula mudanya ataupun media lokalnya  yang mungkin dipertanyakan. Yang lebih heboh di Indonesia adalah goyang dangdutnya dengan berbagai nama. Mulai dari goyang ngebor, ngecor, patah-patah, gergaji, kayang, itik serta banyak lagi. Dan yang sedang heboh sekarang di Indonesia adalah Goyang Caesar. Goyangan si Caesar ini biasanya muncul di acara Yuk Kita Sahur-nya Trans Tv bulan Ramadhan kemarin. Goyangan ini begitu heboh dan juga banyak ditiru di youtube. Tak hanya Caesar yang semakin terkenal. Lagu dangdut pengiring yang digunakannya ‘Buka Dikit Joss’ juga naik daun. Padahal lagu ini sudah ada sejak tahun 2011. Dinyanyikan oleh Juwita Bahar untuk soundtrack film yang dia bintangi ‘Cewek Saweran’. Judul aslinya ‘Buka sithik joss’(sithik=dikit). Karena gaung filmnya kurang terdengar lagu itupun hanya terbatas diketahui oleh para penggemar dangdut saja. Namun setelah Caesar menggunakannya untuk bergoyang ala ‘kejang-kejang’ di acara YKS, lagu ini menjadi sangat familiar ditengah masyarakat. Lalu apakah si ‘ keep smlie’ dengan Caesar Dances-nya bisa fenomenal seperti halnya Gangnam Style. Bak jamur dimusim hujan,acara lain di televisipun seperti latah meniru tren bergoyang. mengikuti goyang caesar ada goyang gaspol di Dahsyat RCTI, juga goyang sundul di OVJ nya Trans 7. Hmmm sepertinya Indonesia sedang bergoyang.

 Intip salah satu goyangan caesar www.youtube.com/watch?v=Ep0AupL3rT0

Selasa, 27 Agustus 2013

Masak Omelet Kukus



‘Masak, masak sendiri
 Makan, makan sendiri
 Cuci baju sendiri
 Tidurpun sendiri….’
Terpaksa deh jadi Caca Handika (penyanyi dangdut waktu gue masih kecil), karena istri masih di kampung. Hari ini pulang kerja capek. Pasti ntar males keluar buat beli makanan. Buka kulkas ‘sreeet’ masak aja deh yang praktis aja. Memanfaatkan bahan-bahan yang ada di kulkas. Sejenak berimajinasi, mau masak apa yang praktis n pastinya maknyus.
Aha…………. Sssttttt jangan lebay deh, wkwkwkwkw. Bikin omelet kukus aja. Omelet kok dikukus?. Namanya juga imajinasi hehehe.
Bahan-bahannya:
Telur 2 butir
Bawang putih 1 siung
Daun bawang 1 batang
Wortel 3 ruas jari
Keju spread 2 sendok makan
Daging ayam matang satu iris ( optional yang ini, namanya juga memanfaatkan bahan yang ada)
Cabai merah 2 biji
Merica sedikit
Garam sedikit
Cara Membuat:
Kocok telur dan keju sampai hancur dan rata
Cincang bawang putih, daun bawang,cabai, wortel dan daging ayam dan masukkan dalam kocokan telur
Tambahkan merica dan garam, untuk garam sedikit saja karena rasa keju sudah asin
Kemudian kukus selama 15 menit, kalo gue sih ngukusnya dalam megic com, sekalian masak nasi hehe.
Omelet kukus bergizi siap disantap :-)

Selasa, 20 Agustus 2013

MADIUN - CIKARANG BERSAMA SI BEBEK BANDEL



Dua minggu, dan akhirnya libur lebaran tahun ini telah usai. Tanggal 19 besok sudah mulai masuk kerja. Sebenarnya tanggal 13 sudah masuk, tapi berhubung adik ipar mau nikahan dan cuti habis terpaksa deh ‘itb’ ijin tak dibayar. Bingung mau berangkat balik ke Cikarang kapan. Kalau hari kamis (15/08) rasanya masih capek rabu baru pulang dari Jogja dan motor belum ganti oli. Kalau hari Jum’at (16/08) susah akses jum’atan dalam perjalanan. Kalau berangkat Sabtu, ntar istirahat sebelum kerja sedikit. Bingung tapi akhirnya diputuskan hari Jum’at berangkat setelah jum’atan. Padahal biasanya berangkat dari Madiun ke Cikarang setelah subuh untuk menghindari teriknya panas matahari.
bebek bandel
Yups sekitar jam satu siang semua perlengkapan siap. Si bebek bandel sudah kinclong. Tas penuh dengan oleh-oleh. Perlengkapan biker sudah lengkap jaket, rompi, sepatu, sarung tangan, masker serta helm full face. Dan setelah pamitan pada seluruh keluarga, aku melaju revo-ku melaju teriknya siang apalagi jalurnya kearah barat. Wah panasnya ‘kempleng-kempleng’.
Sampai di Maospati tangki bensin kuisi dua puluh ribu, busyet si petugas pom ngisinya sambil ngobrol sama temannya hingga tak tau kalo tangki penuh dan luber. Ya sudahlah lanjutkan perjalanan. Magetan – Ngawi ramai apalagi di alas Mantingan bertemu dengan truk-truk, dan bis-bis arus balik yang menuju Jakarta, karena biasanya bis dari Jawa Timur berangkat ke barat sekitar jam sebelas siang sampai jam satuan. Tetep deh gas pol. Masuk Jawa Tengah di Sragen aku masuk jalur kota. Tujuanku lewat jalur alternative Gemolong jadi tak melewati Solo. Masuk Gemolong jalanya jalan kampung biasa melewati sawah dan bukit jalur ini nantinya akan tembus ke Salatiga. Sekitar jam tiga sore aku sampai di Karanggede, Boyolali, aku mampir di pom bensin untuk mengisi bensin karena skalanya sudah dibawah merah sekalian sholat ashar. Sekitar satu jam di Boyolali aku melaju lagi bebekku. Masuk Salatiga lalu Ungaran dan saat adzan magrib aku sampai di Simpang Lima Semarang. Perjalanan arus balik kali ini ditemani kendaraan yang didominasi mobil pribadi dan bis bis angkutan. Kalaupun pemotor Cuma ketemu plat lokal, saat masuk Jawa Tengah beriringan dengan plat AD, Saat sampai Salatiga dan kini Semarang platnya cuma H mulu. Tapi kadang-kadang ketemu sih plat B atau AE yang saling salip menyalip denganku. Lumayan ada teman diperjalanan. Komunikasinya dengan salip menyalip hehe. Memasuki waktu isya aku sudah berada di Alas Roban, Batang. Aku berbelok ke masjid, masjid ini sering aku singgahi saat perjalanan mudik. Walau tak sengaja menuju masjid tertentu sering aku selalu singgah di masjid yang pernah aku singgahi sebelumnya. Setelah menjama’ magrib dan isya’ kuisi perutku dengan sebungkus pop mie lalu rebahan sebentar sambil main hp sendiri. Ya sendiri karena pemudik yang lain bergerombol bersama keluarganya untuk yang pake mobil. Kalau yang sama-sama pemotor mereka bersama teman-temannya. Namun ada juga beberapa yang melakukan perjalanan mudik sendiri sepertiku.
Next. Sekitar jam 8 bebekku melaju lagi. Tapi baru beberapa menit berlalu terdengar suara “bruaaaakkkkk” kuliahat samar-samar sebuah motor dan penumpangnya terpental ditabrak sebuah mobil dari jalur kanan yang hendak putar arah. Jantungku berdegub kencang agak ‘down’. Aku tak berhenti untuk melihat yang terjadi, karena pasti banyak orang yang akan menolongnya karena dekat dengan pemukiman ramai. Aku masih menata nyaliku sambil mengurangi kecepatan motorku. Dalam hati aku hanya berharap semoga korban selamat. Malam semakin gelap dan gerimis mulai turun. Aku mulai stabil lagi kecepatan sudah diatas 60 km/jam, tapi hujan semakin deras. Kurasakan tubuhku telah basah. Jalanan masih ramai apalagi truk dan bis-bis yang tak peduli menyipratkan air yang menggenang kearahku. Memasuki Pemalang aku mulai menepi dan berhenti diteras sebuah toko yang tutup. Banyak pemotor yang menghentikan perjalanannya karena hujan. Entah itu beristirahat di masjid, depan toko, warung makan atau apa sajalah yang penting bisa buat berteduh.
Jam sebelas malam hujan mulai reda, aku menyusuri lagi jalanan pantura yang basah. Salip menyalip dengan bis-bis dan para pemotor yang mulai ramai. Gas pol terus, tapi memasuki Cirebon mata mulai tak bisa dikendalikan. Jam setengah satu. Aku membelokkan motor memasuki halaman masjid. Kalau musim mudik begini banyak jasa parkir di pom bensin atau masjid. Tapi aku lebih nyaman beristirahat di masjid. Sekitar satu jam merebahkan badan, tapi mungkin cuma sepuluh menitan mata ini terpejam. Tak apalah yang penting sudah tak ngantuk. BERBAHAYA. Masih sepertiga perjalanan, aku melaju motorku menembus angin malam yang super dingin. Tapi dingin itu seperti ‘hilang’ saat sudah melaju dijalan raya. Balapan dengan kendaraan lain seperti memanaskan malam yang dingin. Sayangnya bebekku cuma bisa mentok diangka 100 km/jam. Waspada tapi aku punya target sholat subuh di Cikarang. Memasuki Kandanghaur jalanan mulai macet. Jalan yang seharusnya 2 jalur untuk roda empat telah berubah tiga jalur roda empat. Tapi itulah untungnya pakai motor, tak akan terjebak macet. Sudah terbiasa menerobos jalur diantara bis-bis, truk, dan mobil pribadi. Butuh nyali dan kelihaian supaya spion tidak nyangkut atau ‘tekor’ dengan menabrak kendaraan lain hehehe.  
Jam 4 sudah sampai Cikampek tapi kok mata malah berat ya. Haduhh…. Ya sudah mampir di pom bensin dulu. Isi bensin, minum seteguk air, dan beli dua buah gorengan. Tapi saat menggigit gorengan kedua terpaksa kumantahkan lagi. Hueekkk…. Rasanya sudah asam. Tentunya tanpa sepengetahuan penjual aku buang sisanya dibawah kakiku. Jaga perasaan yang jual hehehe. Oke perjalanan dilanjutkan sampai Karawang adzan subuh telah berkumandang. Lepas jalan baru lalu masuk Cikarang rasanya semangat berlipat. Sampai lagi di tanah kenyataan walau bukan tanah impian. CIKARANG. Sekitar jam lima lebih sedikit aku memasuki ‘kontrakan sweet kontrakan’. Alhamdulillah target tercapai, langsung sholat subuh sebelum keduluan matahari. 16 jam petualangan beraspal selesai, walau kali ini lebih lambat dari sebelumnya. Si Revo sudah tahun keenam ikut mudik. Tahun depan ikut lagi gak ya?